Sabtu, 23 Juli 2016

Puisi Tengsoe Tjahjono

HOM PIM PA


Tengsoe Tjahjono


apa katamu bila hidup ini hom-pim-pa

siang orang sufi malam berkostum pencuri

topeng-topeng tergantung pada setiap biliknya

maka berubahlah setiap saat

biar perut terganjal, panjang usia dipersempit limitnya

mencuri, mereka bilang terpaksa

nodong, mereka bilang terpaksa

nipu, mereka bilang terpaksa

sajak inipun mereka bilang terpaksa:

hom-pim-pa

hom-pim-pa

kalah menang teka-teki

yang pasti

sumbang

apa katamu bila hidup ini hom-pim-pa

gaungnya membikin rimba

sekolah jadi rimba, kantor jadi rimba, pergaulan

jadi rimba, perempuan jadi rimba, jiwa jadi rimba

ide jadi rimba, aku jadi rimba, putih jadi rimba, hukum jadi rimba

ada harimau dengan kuku dan taringnya

ada pelanduk dengan akal liciknya

ada kijang cantik hidup dalam kewas-wasannya

jangan jambret, toh bukan kau

jangan mabok, toh bukan kau

maka setiap manusia ciptakan rel masing-masing
berserabutan di jagat:

hom-pim-pa

hom-pim-pa

tangan tengadah belum tentu menang

tangan telungkup belum tentu kalah

apa katamu bila hidup itu hom-pim-pa

paling aman gelengkan kepala sambil berucap

hom-pim-pa bersahutan
 hom-pim-pa

hom-

pim

-pa!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar