HOM PIM PA
Tengsoe Tjahjono
apa katamu bila hidup ini hom-pim-pa
siang orang sufi malam berkostum pencuri
topeng-topeng tergantung pada setiap biliknya
maka berubahlah setiap saat
biar perut terganjal, panjang usia dipersempit limitnya
mencuri, mereka bilang terpaksa
nodong, mereka bilang terpaksa
nipu, mereka bilang terpaksa
sajak inipun mereka bilang terpaksa:
hom-pim-pa
hom-pim-pa
kalah menang teka-teki
yang pasti
sumbang
apa katamu bila hidup ini hom-pim-pa
gaungnya membikin rimba
sekolah jadi rimba, kantor jadi rimba, pergaulan
jadi rimba, perempuan jadi rimba, jiwa jadi rimba
ide jadi rimba, aku jadi rimba, putih jadi rimba, hukum jadi rimba
ada harimau dengan kuku dan taringnya
ada pelanduk dengan akal liciknya
ada kijang cantik hidup dalam kewas-wasannya
jangan jambret, toh bukan kau
jangan mabok, toh bukan kau
maka setiap manusia ciptakan rel masing-masing
berserabutan di jagat:
hom-pim-pa
hom-pim-pa
tangan tengadah belum tentu menang
tangan telungkup belum tentu kalah
apa katamu bila hidup itu hom-pim-pa
paling aman gelengkan kepala sambil berucap
hom-pim-pa bersahutan
hom-pim-pa
hom-
pim
-pa!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar