Minggu, 17 Juli 2016

Sejarah Filsafat dan Perkembangannya



Filosof Alam (Pra-Socrates)

“Satu-satunya yang kita butuhkan untuk menjadi filosof yang baik adalah rasa ingin tahu”

Filsafat dimulai untuk menentang mitos (mitos Skandinavia) terbukti dari Puisi Eddic “syair Thrym”.
Filosof Yunani meninggalkan agama yang menyembah dewa/ mitologi yang unlogic.

Filosof dari Miletus
1.      Thales
-          Mengukur piramida dengan panjang bayangan
-          Peramal tepat gerhana matahari pada 585 SM
-          Sumber segala sesuatu adalah air
2.      Anaximander
-          Tak terbatas
-          Pemikir zat yang menjadi sumber dari segala suatu benda pasti berbeda dari benda itu sendiri, maka zat tersebut tak terbatas
3.      Anaximenes (sekitar 570-526 SM)
-          Sumber segala sesuatu adalah udara/ uap

Xenophanes (sekitar 570 SM)
-          Mengecam mitologi Homer (sekitar 700 SM) tentang manusialah yang menciptakan dewa semaunya
Parmindes (sekitar 540-480 SM) Elia, Itali Selatan
-          Segala sesuatu yang ada pasti abadi
-          ­tugas filosof mengungkapkan segala bentuk ilusi perseptual
-          ­Rasionalisme
Heraclitus (sekitar 540-480 SM) Ephesus, Asia Kecil
-          Ciri alam yang paling mendasar adalah perubahan yang terus-menerus
-          Tuhan dapat dilihat jelas dalam perubahan alam yang terjadi
-          Mengganti istilah “Tuhan” dengan “Logos”. Ada “Akal Universal” yang menuntut segala sesuatu terjadi di alam


Empedocles (sekitar 490-430) Sicilia
-          Menyintesis kekacawan pemikiran Parmenides dan Heraclitus
-          Alam terdiri dari 4 unsur; tanah, udara, api, air
-          Kekuatan yang bekerja di alam adalah cinta (mengikat) dan perselisihan (memisah)
-          Membedakan “Zat” dan “Kekuatan”. Kini digunakan sains modern
Anaxagoras (500-428 SM) filosof pertama Athena (diusir)
-          Alam diciptakan dari partikel sangat kecil yang tak dapat dilihat mata dan tak terduga
-          “Keteraturan” sebagai kekuatan yang menciptakan. Kekuatan tersebut adalah akal/ pikiran (nous)
Democritus (sekitar 460-370 SM) Abdera, Pantai Utara Aegea
-          Yang berubah berasal dari yang tidak berubah yaitu “Atom” yang artinya tidak dapat dipotong
-          Seorang Materialisme, tidak percaya selain atom dan ruang hampa
-          Tidak percaya spiritual seperti Empedocles dan Anaxagoras

Kenali Dirimu Sendiri!

Hippocrates (sekitar 460 SM) Pulau Cos
-          Tradisi Medis Hippocrates; Pelindung penting melawan penyakit adalah sikap tidak berlebihan dan cara hidup sehat. Kesehatan adalah kondisi alamiah
-          Jiwa yang sehat terdapat pada badan yang sehat
-          Pencetus “Etika Medis” dan sumpah dokter

Filsafat Athena

Socrates (470-399 SM)
-          Tidak pernah menulis sebaris kalimatpun, ia paling berpengaruh terhadap pemikiran Eropa
-          Membantu orang melahirkan wawasan yang benar, karena wawasan berasal dalam diri seseorang
-          “Ironi Socrates”. Kritikus Athena. Divonis mati minum racun cemara
-          Hanya satu yang aku tahu yaitu bahwa aku tidak tahu apa-apa
-          Peramal Delphi menjawab bahwa manusia paling bijaksana adalah Socrates
-          Membangun landasan pengetahuan dalam akal “Rasionalisme”
-          Orang yang paling bijaksana adalah yang mengetahui bahwa ia tidak tahu...
Pengetahuan sejati berasal dari alam...
Barang siapa mengetahui yang benar akan bertindak benar...
Plato (428-347 SM) usia 28th saat Socrates minum racun cemara
-          Menertbitkan karya Socrates “Apologi”, “Kumpulan Epistles”, dan sekitar dua puluh lima “Dialog Filsafat”
-          Mendirikan sekolah filsafat di hutan pinggir Athena Academus, nama dari pahlawan legendaris Yunani
-          Teori Ide Plato; Ada realitas dibalik dunia materi, yaitu ide yang menyimpan ‘pola-pola fenomena alam’
-          Jiwa telah ada sebelum ia mendiami tubuh
-          Kerinduan “Eros” adalah cinta. Jiwa mengalami kerinduan untuk kembali pada asal-usulnya yang sejati
-          Semua fenomena alam hanyalah bayang-bayang dari bentuk atau ide yang kekal
-          Tubuh terdiri dari 3 bagian; kepala-akal, dada-kehendak, perut-nafsu
Aristoteles (384-322 SM) Macedonia, pindah ke Athena “Akademi Plato”
-          Organisator. Menentang dunia ide Plato. Pemikir tentang perubahan-perubahan alam
-          Segala sesuatu di alam memiliki potensi untuk berubah menjadi dan mencapai “bentuk”
-          4 sebab; sebab material, sebab efisien, sebab formal, “Sebab Terakhir”
-          “Bentuk dan Subtansi”. Manusia sama manusia tapi yang membedakan adalah sifat “Subtansi”
-          Pencetus Ilmu Logika
-          “Tangga Alam”. Tuhan yang menggerakkan dunia. Ia paling puncak di tangga alam
-          Keseimbangan dan keserhanaan menghasilkan kebahagiaan/ keselarasan
-          “Manusia Adalah Hewan Politik”. 3 bentuk konstitusi yang baik menurutnya; monarki, aristokrasi, polity/ demokrasi
-          Pandangannya terhadap wanita, wanita bersifat pasif dan reseptif


Helenisme

Alexander Agung (356-323 SM) Raja Macedonia
-          Menyatukan Mesir dan dunia timur hingga India dengan peradaban Yunani
Helenisme adalah awal zaman baru dalam sejarah umat manusia, berlangsung sekitar 300 tahun yang berkembang di (Macedonia, Syria, Mesir).
Sebelum Romawi menaklukkan Yunani, Roma adalah bagian dari kebudayaan Yunani.
Terjadi sinkretisme yaitu perpaduan keyakinan.
Filsafat Sinis didirikan Antisthenes di Athena sekitar 400 SM, ia murid Socrates. Seorang apatis, sederhana, bersifat lilin.
Kaum sinis yang paling terkenal adalah Diogenes murid Antisthenes.
Filsafat Stoik dimulai di Athena tahun 300 SM. Pendirinya adalah Zeno dari Syprus, ia menganut aliran Heraclitus dan Socrates.
Kaum stoik bersifat “Kosmopolitan” mudah menerima kebudayaan kontemporer.
Marcus Aurelius (121-180) Negarawan Aktif
Cirero (106-43 SM) filosof, negarawan, orator, konseptor humanisme.
Seneca (4 SM-65 M) tokoh Stoik
-          Pencetus slogan humanisme “Bagi umat manusia, manusia itu suci”
Aristippus, murid Socrates
-          Kebaikan tertinggi adalah kenikmatan, kejahatan tertinggi adalah penderitaan
Epicurus (341-270 SM) pendiri filsafat epicurian
-          Menggabung “Etika kenikmatan Aristippus dan teori atom Democritus”
-          Filosof Epicurian disebut filosof taman. Taman mereka tertuliskan “Orang asing, disini kalian akan hidup senang. Disini kenikmatan adalah kebaikan tertinggi”
-          Sebab selama kita ada, kematian tidak bersama kita. Dan ketika ia datang, kita tidak ada lagi
Plotinus (sekitar 205-270) belajar di Alexandria, menetap di Roma
-          Bersaing dengan doktrin kristen dan teologi
-          Neoplatoisme: Kecendrungan filsafat paling mengagumkan di periode Helenistik
akhir adalah yang diilhami filsafat Plato.
-          Segala sesuatu itu satu. Sebab segala sesuatu berasal dari tuhan


Abad Pertengahan

St. Agustin (354-430) Tagaste, Afrika Utara.
-          Hidup di jaman Yunani Kuno menuju abad pertengahan
-          Kehendak baik itu hasil karya tuhan, kehendak jahat adalah akibat dari meninggalkan tuhan
Thomas Aquinas (1225-1274) Aquino, Roma-Napoli. Murid Albert Agung
-          Mengkristenkan Aristoteles agar ajaran filsafat diterima dengan dogma kristen
Hildegard (1088-1179) Bingen. Ia biarawati di lembah Rhine

Renaisans

Perkembangan kebudayaan dimulai akhir abad empat belas. Dimulai di Italia Utara sampai abad lima belas-enam belas.
Renaisans berarti lahir kembali, yaitu kesenian dan kebudayaan Yunani kuno. Saat itu belajar bahasa Yunan menjadi mode.
Marcilio Ficinio
-          Kenali dirimu sendiri, wahai keturunan ilahi dalam samaran sebagai manusia
Picodella Mirandola
-          Menulis pidato tentang kemuliaan manusia (Oration on the dignity of man)
Giordano Bruno
-          Tuhan hadir di alam ini, alam raya tak terbatas jangkauannya
Galileo Galilei
-          Buku alam ditulis dengan bahasa matematika
Francis Bacon, filosof Inggris
-          Pertengahan adalah kekuasaan
Nicolas Copernicus, Polandia
-          Menulis tentang pergerakan lingkaaran langit (On the revolutions of the celestial spheres)
Isaac Newton (1642-1727)
-          Ahli fisika Inggris. Penemu “Hukum Kekekalan Universal”
Tokoh-tokoh lain adalah Martin Luther, Erasmus, Leonardo da Vinci.


Zaman Barok

Rene Descartes (1596-1650) Perancis
-          Seperti Socrates, ia mengungkapkan “Pengetahuan seperti akal, bahkan tidak dengan apa yang dikatakan oleh indera sendiri
-          Diskursus Tentang Metode (Discourse of Method) 1637
-          Jangan membangun rumah diatas pasir
-          Cogito, ergo sum “Aku berpikir, maka aku ada”
-          Tuhan sajalah yang ada tanpa tergantung pada apapun yang lain
-          Ia berkata: umur jadi tua dan badan bias jadi bungkuk tapi dua dikali dua sama dengan empat jika akal masih ada
Baruch Spinoza (1632-1677) Amsterdam. Seorang Yahudi
-          Pilar filsafat Spinoza: melihat segala sesuatu dari perspektif keabadian (Sub Specie Aeternitatis)
-          Ethics Geometrically Demonstrated yang berarti; etika dibuktikan secara geometris
-          Tuhan adalah alam/ segala sesuatu yang ada
Descartes, Spinoza, dan Leibniz adalah tokoh rasionalis.
John Locke (1632-1704) Inggris
-          Menulis essai mengenai pemahaman manusia (Essay Concerning Human Understanding) 1690.
-          Pikiran dan gagasan berasal dari hasil indera yang sebelumya adalah tabularasa
-          Akal manusia mampu mengetahui bahwa tuhan itu ada
-          Locke tokoh empiris, pelopor banyak gagasanliberal yang berkembang di Perancis
David Hume (1711-1776) Skotlandia
-          Menulis sebuah risalah tentang watak manusia (A Treatis of Human Nature)
-          Kehidupan adalah proses, aku hari ini tak mungkin sama dengan aku besok atau tahun depan
-          Seorang agnostik, yaitu; orang yang berpendapat bahwa keberadaan tuhan tidak dapat dibuktikan  kebenarannya atau ketidak benarannya
-          “Hukum alam yang tak terpatahkan”. Contoh; batu yang dilempar akan jatuh ke tanah, tapi bisa jadi ada batu dilempar terus melayang
-          Sebab bola putih menghantam bola hitam, akibatnya bergeraklah bola hitam. Kejadian akan terus berlanjut setelah ada awalan/ permulaan
-          Jika burung gagak yang kita lihat selalu hitam, tugas ilmu pengetahuanlah memburu gagak putih. Itu karena seorang filosof tak pernah menyangkal kesalahan/ ketidakmungkinan
-          Bukan akal yang menentukan apa yang kita katakan dan lakukan, tapi perasaan
-          Tidak bertentangan dengan akal jika aku lebih suka menghancurkan seluruh dunia dari pada melukai jari tanganku, kata Hume
George Berkeley (1685-1753) uskup Irlandia
-          Kita dapat mengatakan bahwa keberadaan tuhan dapat dilihat jauh lebih jelas dari pada keberadaan manusia
-          A Tretise Concerning the Principles of Human Knowledge (1710)

Zaman Pencerahan

Immanuel Kant (1724-1804) Kota Prusia Timur, Konigsberg
-          Kondisi tertentu mengatur cara kerja pikiran dan mempengaruhi cara kita memandang dunia
-          Ruang dan waktu (dunia) dilihat dengan cara pandang, bukan atribut dari fisik dunia tersebut
-          Dalam tulisannya, Dimensi Keagamaan; akal dan pengetahuan tidak ada, terjadinya kekosongan dapat diisi oleh iman
-          Langit berbintang diatasku dan hukum moral didalam diriku
-          Dalam risalahnya “Pertual Peace” ia menulis bahwa semua negara hendaknya bersatu dalam liga bangsa-bangsa

Romantisme

Slogan Romantisme “Kembali ke Alam” dari jejak Spinoza, Plotinus, dan filosof  Renaisans seperti Jacob dan Bruno.

Schelling (1775-1854)
Johann Gottfried Von Herder (1744-1803) filosof sejarah
Georg Wilhelm Friedrich Hegel (1770-1813)
-          Kebenaran itu subjektif. Semua pengetahuan adalah pengetahuan manusia
-          Proses Dialektis; menyintesa tesis dan antitesis/ negasi. Yaitu membuat segala sesuatu menjadi kompromi
-          “Logika Dinamis” yang masuk akallah yang berumur panjang
-          Mengibaratkan pria seperti binatang, sedangkan wanita ibarat tanaman. Dan hutan harus dipimpin oleh binatang
-          Ruh mutlak menurut Hegel adalah seni, agama, dan filsafat
Soren Kierkegaard (1813) seorang eksistensialis
-          Yang lebih penting adalah menemukan ‘kebenaran untukku’
-          Jika aku menangkap tuhan, aku tidak percaya. Justru karena tak dapat menangkapnya maka aku percaya tuhan. Imanku berpegang pada ketidak pastian objektif
Karl Marx, seorang materialis historis
-          Menyatakan bahwa cara kita berpikir sebagian besar ditentukan oleh faktor-faktor material dalam masyarakat
-          Bersama Engels ia menerbitkan Communist Manifesto pada 1848. Kalimat pertama dalam tulisannya adalah “Hantu sedang membayangi Eropa, -Hantu Komunisme”
Sigmud Freud (1856) filosof kebudayaan, bapak Psikologi
-          Kita menyimpan kenangan akan seluruh pengalaman jauh didalam diri kita
-          The Interpretation of Dreams 1990
-          Ia menyebut para seniman surealis membiarkan dirinya berimaji secara lepas sampai mendapat ilham untuk karyanya
Friedrich Nietzsche (1844-1900) Jerman
-          Revolusi dari seluruh nilai
Jean Paul Satre (1905-1980) seorang eksistensialis Perancis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar